Cara Bayar UTBK SNBT 2026 Lewat Bank Mandiri, Panduan Lengkap ATM dan Livin

4 minutes reading
Saturday, 4 Apr 2026 09:26 106 Sari Maulinda

Liputankutim.id-Bagi calon peserta UTBK SNBT 2026, pembayaran menjadi tahap penting yang harus diselesaikan setelah pendaftaran. Tanpa melakukan pembayaran, proses seleksi tidak akan bisa dilanjutkan.

Setelah mendaftar di portal SNPMB, peserta akan mendapatkan slip pembayaran berisi kode bayar. Kode ini wajib digunakan saat melakukan transaksi.

Salah satu metode pembayaran yang banyak digunakan adalah melalui Bank Mandiri, baik lewat ATM maupun aplikasi Livin’. Dengan mengikuti langkah yang benar, pembayaran bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

Jadwal Pembayaran UTBK SNBT 2026

Pembayaran UTBK SNBT 2026 memiliki batas waktu tertentu yang harus diperhatikan. Peserta wajib melakukan pembayaran sebelum batas akhir yang ditentukan.

Jika melewati batas waktu, kode pembayaran akan kedaluwarsa dan pendaftaran dianggap tidak valid. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pembayaran setelah mendapatkan kode.

Biaya UTBK SNBT 2026

Biaya UTBK SNBT umumnya sebesar Rp200.000 untuk setiap peserta. Biaya ini bersifat wajib dan tidak dapat dikembalikan.

Namun, peserta yang terdaftar sebagai penerima KIP Kuliah tidak dikenakan biaya pendaftaran. Hal ini menjadi salah satu bentuk dukungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga:  Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2026 Dibuka, Peluang Emas Mahasiswa Berprestasi!

Bank yang Bisa Digunakan untuk Pembayaran

Pembayaran UTBK hanya bisa dilakukan melalui bank yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan agar transaksi dapat terverifikasi oleh sistem.

Bank yang dapat digunakan antara lain:

  • Bank Mandiri
  • BNI
  • BRI
  • BTN
  • BSI

Dari beberapa pilihan tersebut, Bank Mandiri menjadi salah satu yang paling praktis karena menyediakan berbagai metode pembayaran.

Persiapan Sebelum Bayar UTBK

Sebelum melakukan pembayaran, ada beberapa hal yang perlu dipastikan agar proses berjalan lancar.

  • NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
  • Kode pembayaran
  • Slip pembayaran dari portal SNPMB
  • Saldo yang mencukupi

Semua data tersebut harus disiapkan dengan benar agar tidak terjadi kesalahan saat transaksi.

Cara Bayar UTBK Lewat ATM Mandiri

Pembayaran melalui ATM menjadi pilihan yang cukup umum karena mudah diakses.

Langkah-langkahnya:

  • Masukkan kartu ATM dan PIN
  • Pilih menu Bayar
  • Pilih Pendidikan
  • Masukkan kode institusi 10000
  • Masukkan NISN dan kode pembayaran
  • Pilih jenis pembayaran
  • Periksa detail transaksi
  • Konfirmasi pembayaran
  • Simpan struk sebagai bukti

Cara ini cocok bagi yang ingin memastikan transaksi secara langsung.

Cara Bayar UTBK Lewat Livin’ Mandiri

Pembayaran juga bisa dilakukan melalui aplikasi Livin’ Mandiri tanpa harus ke ATM.

Langkah-langkahnya:

  • Login ke aplikasi Livin’
  • Pilih menu Bayar
  • Pilih kategori Pendidikan
  • Masukkan kode institusi 10000
  • Masukkan NISN dan kode pembayaran
  • Periksa detail transaksi
  • Klik Bayar
  • Masukkan PIN
  • Simpan bukti pembayaran

Metode ini lebih praktis karena bisa dilakukan kapan saja.

Tabel Perbandingan Metode Pembayaran

MetodeKelebihanKekurangan
ATM MandiriMudah digunakanHarus ke ATM
Livin’ MandiriPraktis dari HPButuh internet
Teller BankDibantu petugasHarus antre

Tabel ini bisa membantu memilih metode yang paling sesuai.

Baca Juga:  Soal Penalaran Matematika UTBK 2026 Semakin Kompleks, Ini Strategi Jitu Menghadapinya

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Pembayaran

Setelah berhasil melakukan pembayaran, sistem akan memproses data secara otomatis. Peserta bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

Langkah selanjutnya:

  • Login kembali ke portal SNPMB
  • Cek status pembayaran
  • Unduh kartu peserta UTBK

Tahapan ini penting untuk memastikan status pendaftaran sudah valid.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pembayaran

Beberapa kesalahan yang sering terjadi saat pembayaran antara lain:

  • Salah memasukkan NISN
  • Salah kode pembayaran
  • Tidak menyimpan bukti transaksi
  • Membayar setelah batas waktu
  • Saldo tidak mencukupi

Kesalahan tersebut bisa membuat transaksi gagal atau tidak terdeteksi.

Cara Mengatasi Pembayaran Gagal

Jika pembayaran mengalami kendala, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

  • Periksa kembali data yang dimasukkan
  • Pastikan saldo mencukupi
  • Ulangi proses pembayaran
  • Cek status di portal SNPMB
  • Hubungi bank jika saldo terpotong

Dengan langkah ini, masalah biasanya bisa diselesaikan dengan cepat.

Tips Agar Pembayaran Berjalan Lancar

Agar proses pembayaran tidak mengalami kendala, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

  • Lakukan pembayaran lebih awal
  • Gunakan koneksi internet stabil
  • Periksa data sebelum konfirmasi
  • Simpan bukti pembayaran
  • Pilih metode yang paling nyaman

Langkah sederhana ini dapat membantu menghindari masalah.

Pentingnya Tidak Menunda Pembayaran

Menunda pembayaran hingga mendekati batas waktu bisa berisiko. Sistem bisa mengalami gangguan karena banyaknya pengguna yang mengakses secara bersamaan.

Selain itu, jika terjadi kesalahan, waktu untuk memperbaiki menjadi sangat terbatas. Karena itu, sebaiknya pembayaran dilakukan segera setelah mendapatkan kode.

Pembayaran UTBK Menjadi Tahap Penting

Pembayaran UTBK merupakan tahap penting yang menentukan kelanjutan proses seleksi. Tanpa pembayaran, peserta tidak bisa mengikuti ujian.

Dengan memahami cara bayar UTBK SNBT 2026 lewat Bank Mandiri, proses ini bisa dilakukan dengan mudah. Yang terpenting adalah memastikan semua data benar dan pembayaran dilakukan tepat waktu.

Baca Juga:  Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka, Ini Pusat UTBK Terdekat dari Kutai Timur dan Sekitarnya

Dengan persiapan yang baik, seluruh proses akan berjalan lancar dan fokus bisa dialihkan pada persiapan menghadapi ujian.

Sari Maulinda

Saya adalah seorang penulis sekaligus pengamat kebijakan pemerintah yang berfokus pada isu-isu publik, regulasi, dan dampaknya terhadap masyarakat. Ketertarikan pada dunia kebijakan membawa saya untuk terus mengikuti perkembangan keputusan pemerintah, menganalisisnya secara kritis, lalu menyajikannya dalam tulisan yang mudah dipahami.

Dalam setiap tulisan, saya berupaya menghadirkan sudut pandang yang seimbang, berbasis data, dan relevan dengan kondisi nyata di lapangan.

LAINNYA